Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Saturday, April 4, 2009

Salamatahari

Judul: Salamatahari
Penulis: Sundea
Penerbit: Minor Books
Cetakan: Pertama, Juni 2006
Tebal: 70 halaman
Harga: Hadiah

Beberapa hari kemarin, ada sebuah status Apyt [temen FB] yang bernada, "Percaya ada benda yang bawa SIALLL???" memancing tanganku untuk menjawab, "kagak, coz benda itu cuman bentuk mati,,,yang memberi "jiwa" itu ya manusia...."

Ya, benda hanyalah bentuk mati yang tidak dapat melakukan apa-apa kecuali ada makhluk hidup yang menggerakkan atau "memberi jiwa". Sundea, seorang penulis muda kelahiran 1981 memberikan gambaran tentang bagaimana dia mencoba memberi sekaligus merasakan "jiwa" dari laptop, gitar, kresek......

Buku ini termasuk salah satu buku "aneh" yang aku punya, seperti yang terlontar oleh Bambang Sugiarto pada bagian pengantar:

"Ini buku abnormal. Ketika banyak orang menulis tentang hal-hal besar dan penting, buku ini bicara tentang hal-hal kecil dan tak penting......Tapi bukankah 'normal' kadang berarti 'stereotipe' atawa 'steril', dan karenanya miskin dan kerdil? Betapa kerap kita terpenjara bahkan teraniaya oleh 'kenormalan'"

Kumpulan cerita yang sangat sederhana dan "gak penting" ini malah membuat pembaca membuka mata dan menikmati hal-hal kecil. Ketulusan dan kepolosan membuat aku berkali-kali tersenyum akan imajinasi "liar" sundea.

Seperti saat penulis menceritakan "pacaran"nya dengan matahari, kisah terasa lembut dan sangat menampakan jiwa kekanak-kanakan, jiwa yang tak mengenal masa dan coba selalu dibebaskan penulis dalam dirinya.

Sedikit teringat saat aku "ngobrol" dengan printer yang bolak-balik ngadat di kantor "Okey Bung Printer, kita bicara baik-baik. Kenapa kamu sering ngadat?" Betapa konyolnya aku saat itu, ngajak ngobrol printer?? Tapi, begitu aku menceritakan kekonyolanku ke salah satu sahabatku, lagi-lagi aku diingatkan, "Mbak, terkadang kita juga perlu "memanusiawi"kan benda-benda itu" Yah, memang perlu juga memperlakukan benda-benda ini dengan sebaik dan selembut mungkin ^_^

Well, di balik keanehan buku ini, ternyata "dia" mampu memberikan pelajaran tentang ketulusan, kelembutan, imajinasi sekaligus membuat hati kita menjadi peka dengan keadaan sekitar. Dan membuatku berpikir, "Gak ada ruginya sedikit 'berbincang' dengan alam benda dan semesta"

Thank buat Mbak Rini yang menghadiahkan buku ini buatku.
Share:

5 comments:

  1. mmm, kadang2 kita memang perlu memanusiawikan benda2 sekitar ya^^...coba kalo sepatu bisa ngomong...mngkn dia akan jerit2...minta ampun krn diinjak2 trs oleh kaki, jg krn bau yg tdk sedap jempol kita... ;)

    ReplyDelete
  2. hihihihihi...nasib sepatu memang mengenaskan

    ReplyDelete
  3. Makasih reviewnya, ya, salam buat Bung Printer dari laptop Dea ... =)

    ReplyDelete
  4. kata orang tua2 jmn dulu, kita harus rajin ngajak ngobrol pohon yg kita tanam biar terus berbuah tak kenal musim

    ReplyDelete
  5. iya mbk, selain menumbuhkan empati, kita jadi lebih menghargai makhluk hidup yang lain :)

    ReplyDelete

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

  • Ibu Pendidik Generasi Islam - “… mendidik seorang wanita itu sama saja dengan mendidik sebuah generasi.” ~ Prakata Penerbit Setinggi apapun pendidikan seorang anak, pengaruh besar...
    5 weeks ago
  • [Ngoceh Buku] Salju Part #3 - #IsiBuku *#SaljuOrhanPamuk* (209/731) . . Semakin berat makna isi dari pemikiran dan dialog Ka, tapi juga semakin menghanyutkan dalam pelitnya konflik. Ma...
    5 weeks ago
  • Ummu Salamah - “Di antara keutamaan istri-istri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah mereka lebih memilih Allah dan Rasul-Nya.” ~ h.19 Berpredikat Ummahatul ...
    1 month ago
  • Teruslah Bertanya … - #CeritaBuku #DuniaSophie ​[511/785] ‘Tapi akan selalu menjadi watak dari akal manusia untuk menanyakan dari mana bola itu berasal. Itulah sebabnya mengapa ...
    4 months ago

Popular Posts

Done!

2017 Reading Challenge

2017 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 100 books in 2017!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20