Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Thursday, November 23, 2017

My Grandmother Asked Me To Tell You She’s Sorry



Kematian Nenek sangat melukai Elsa, tapi sekaligus menjadi jalan untuk memperkenalkan Elsa pada dunia di sekitarnya. Sepanjang hidupnya Elsa didampingi oleh dongeng-dongeng nenek tentang negeri Miamas dan kelima negeri lainnya. “Abaikan saja apa yang dipikirkan orang-prang pandir itu, kata Nenek. Karena orang-orang terbaik pastilah berbeda---lihat saja para pahlawan super. Lagi pula, jika kekuatan super adalah sesuatu yang normal, semua orang pasti memilikinya.” Nenek ~ h.2

Meski eksentrik, Nenek memberikan banyak kekuatan untuk Elsa menghadapi masalah di sekitarnya melalui dongeng, bahkan setelah dia meninggal. Tak disangka, dongeng Nenek adalah metafora yang berkaitan dengan orang-orang di sekitar Elsa. Dan, tugas Elsa mengantarkan surat-surat wasiat menjadikannya semakin mengenal Nenek dan apa yang dahulu dilakukannya, sekaligus memberi kekuatan untuk Elsa yang selalu dianggap ‘anak yang berbeda’.
“Elsa ingat Nenek pernah berkata kalau ‘cerita terbaik tidak pernah sepenuhnya realistis dan tidak pernah sebenuhnya karangan.’ Bagi Nenek, tidak ada hal yang benar-benar satu hal. Dongeng benar-benar nyata dan pada saat bersamaan tidak nyata.” ~ h. 226

Selama membaca rasanya campur aduk, di saat yang sama, bisa merasakan kelucuan dan kesedihan, atau kejengkelan dan keharuan. Karakter Elsa pun unik, dengan kebiasaannya mengecek Wikipedia melalui iPad yang dibawanya kemana-mana, agak mengingatkan pada karakter Ava di Tanah Lada yang selalu nenteng kamus. Selain itu, momen-momen terkelupasnya ‘kenyataan’ di balik setiap dongeng berhasil membuat saya semakin tenggelam dan penasaran. Kejutan di setiap momennya pun bukan yang menghentak, tapi lembut dan membuat hati menjadi hangat. Direkomendasikan untuk siapapun yang rindu dan ingin merasakan kehangatan cinta seorang Nenek.
“… Elsa memutuskan kalau bahkan orang-orang yang disukainya pernah bersikap buruk dalam kehidupannya, dia harus belajar untuk terus menyukai mereka. Kau akan kehabisan orang-orang jika harus menolak semua orang yang pernah bersikap buruk.” ~ h.415

Judul: My Grandmother Asked Me To Tell You She’s Sorry | Penulis: Fredrick Backman | Penerjemah: Jia Effendie | Penerbit: NouraBooks | Terbit: Cetakan ke-2, Februari 2017 | Tebal: 496 hlm  | Harga: Rp. 79.000 (harga diskon di www.parcelbuku.net) | Bintang:4,5/5
Share:

0 komentar:

Post a Comment

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

Popular Posts

Done!

2017 Reading Challenge

2017 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 100 books in 2017!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20