Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Saturday, January 30, 2010

Wajah Bollywood Otak Hollywood


Sekali waktu Oprah Winfrey Show menayangkan tentang orang yang kecanduan operasi plastik. Seperti yang diketahui bersama, operasi plastik seringkali dilakukan atas dasar ingin mengubah penampilan supaya lebih terlihat cantik dan menarik. Salah seorang wanita dengan wajah mirip barbie duduk di kursi bintang tamu, dengan bibir mungil, mata biru-bening, bulu mata lentik, hidung yang terlihat sangat mancung. Dengan kesempurnaan wajah, ternyata dia memiliki berbagai permasalahan. Dia pernah mengalami kesulitan pada pernafasan akibat lubang hidungnya yang terlalu sempit, kemudian dia juga sulit untuk berekspresi—sepanjang sesi obrolan hanya menampilkan wajah datar---karena kulitnya yang telah ditarik ke luar demi terhindar dari keriput. Di akhir sesinya, diperlihatkan wajahnya sebelum mengalami operasi. Dan Oprah pun tak ragu mengatakan bahwa wanita tersebut ternyata lebih cantik saat sebelum di operasi plastik. Sungguh kecenderungan yang mengerikan. Menyiksa diri demi terpenuhinya kecantikan semu.

Melihat fenomena di atas, rasanya terjadi kesalahan persepsi dalam memaknai kecantikan. Saat kecantikan hanya difokuskan pada fisik, tak dapat dipungkiri rombak atas tubuh dapat menjadi sasaran utama. Salah satu pendorong kesalahan persepsi adalah stereotip yang terbentuk dari lingkungan. Contoh kasus, tengoklah di layar televisi, ketika iklan mulai berhamburan, dan bisa dipastikan tidak ada 5 menit, suguhan wanita dengan model kutilang [kurus, tinggi, langsing] akan terpampang di layar kaca yang kemudian membentuk stereotipe wanita cantik adalah bertubuh kutilang dan berkulit yang putih bersih.

Oke, mungkin penampilan memang salah satu faktor penting dalam melakukan interaksi. Berdasarkan survey dari para ahli, bahwa pada 10 menit pertama seseorang akan menilai secara fisik, baru pada menit selanjutnya penilaian akan berlanjut pada kepribadiannya ketika berinteraksi. Tapi dapat dijamin, jika komunikasi tidak berjalan lancar, maka ketertarikan lawan akan berhenti pada 10 menit pertama.

Kenyataan ini tak dapat dipungkiri, karena kebutuhan manusia untuk berkomunikasi lebih besar dibanding sekadar memandang. Oleh karena itu, tak harus cantik untuk menjadi menarik. Pada buku yang ditulis Asri Pandanwangi ini mengajak pembaca untuk berusaha mengenali kelebihan dan kekurangan pada diri, berusaha memberi sifat-sifat yang cenderung membuat orang melihat, bukan malah menjauh. Didukung dengan kreativitas dan pengetahuan tentang teknologi, sebenarnya tidak sulit untuk mendapatkan kecantikan otak, asalkan ada kemauan untuk berusaha. Dan poin yang harus digenggam, kreativitas dan pengetahuan muncul bukan karena bakat turunan, tetapi kerja keras.

Buku ini dapat membantu pembaca untuk mencapai keseimbangan kecantikan antara fisik dan otak sekaligus mengajak untuk merefleksi diri. Ditambah dengan kuisioner di akhir buku olahan Indscript Creative ini, membuatnya dapat dijadikan pegangan mencapai keseimbangan tersebut.

Kehidupan yang dijalankan dengan bahagia, bersabar dan berpikiran positif akan membantu kita untuk menemukan aura dari kecantikan,” Riyomori, Miss Universe 2007.

Judul : Wajah Bollywood Otak Hollywood
Penulis : Asri Pandanwangi
Penerbit : Benua Publishing
Tahun : 2009
Genre : Motivasi
Tebal : 205 halaman
ISBN : 978-979-18975-7-0
Outsource Publishing: www.indscript.com

Share:

5 comments:

  1. waduhh buku baru lagi nih
    kemarin belum dapet bukunya mba hehehe

    dari buku boliwud ini heheh salah baca ya?
    kayanya kita memang harus mensyukuri apa yg telah dianugerahkan kepada kita ya

    ReplyDelete
  2. operasi plastik cuma jadi pelampiasan rasa tidak puas manusia aja. (biasanya cewek yang lebih banyak melakukan ini)

    ReplyDelete
  3. Epidemi kecantikan sangat akut seperti yang dituliskan di atas 'iklan dan wanita kutilang' haha istilah bagus. Ngomongin kecantikan jadi inget ama cerpen Seno yang judulnya saya lupa, tapi kurang lebih maksudnya seperti ini wanita cantik terlihat cantik sebatas ia tak membuka mulutnya. aku suka satiran dari Si Sukab ini, masalahnya mayoritas wanita cantik itu -maaf- otaknya kosong jadi kalau ngebuka mulut (ngomong) keliatan begonyacatatan: tidak semua wanita cantik.

    ReplyDelete
  4. Kecantikan itu relatif sih mba, tergantung dari sisi mana dan siapa yang memandang kecantikan itu...

    Prasaan..sudah komen kayak gini, dimana ya...

    ReplyDelete
  5. Sebenarnya, karakter manusia itu akan terlihat pada bahasa tubuh dan wajah kok. Setelah lebih 1 jam, mungkin kita baru akan bisa menilai. nah, yang susah kalo ga ada ekspresi gara2 operasi plastik itu!

    ReplyDelete

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

Popular Posts

Done!

2017 Reading Challenge

2017 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 100 books in 2017!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20