Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Tuesday, January 31, 2012

The HERetic’s Daughter


“Tak ada kebaikan yang muncul tanpa pejuangan dan pengorbanan, baik dia laki-laki atau perempuan. Hanya dengan cara itulah kita bebas dari tirani” [h.160]

Kisah berawal dari kepindahan Martha Carrier sekeluarga dari Billerica ke Desa Salem, Massachussets. Meski cerita baru dimulai tapi masalah sudah menimpa keluarga Carrier. Tuduhan sebagai pembawa penyakit mengikuti kepindahan mereka sehingga ijin menetap di rumah Nenek sulit didapat, beruntung Ibu dari Martha tersebut adalah salah satu sosok yang masih ‘dipandang’. Pandangan menuduh dan ketidak-sukaan penduduk itulah yang terus melekat pada keluarga Carrier. Kondisi tersebut didukung sifat Martha yang tegas dan berani melawan segala bentuk penindasan yang mengenai diri dan keluarganya.

Tak ayal ketika Desa Salem terkena isu tentang keberadaan penyihir, Martha menjadi salah satu sasaran tersangka dengan tuduhan yang tak berdasar demi menjerumuskannya ke penjara Salem. Sifatnya yang pantang terhadap ketidak-adilan membuat Martha Carrier bersikeras melawan pengadilan yang berat sebelah dan irasional. Hal tersebut berdampak dirinya harus menerima perlakuan tidak manusiawi dalam penjara Salem. Tak hanya dirinya, tak selang beberapa lama, anak-anaknya pun menjadi tertuduh, termasuk Sarah Carrier, dan dari sudut pandangnya-lah kisah suram ini ditututurkan.

Sangat menikmati. Sepanjang membaca buku yang dihadiahi 4 bintang ini, saya cukup terhanyut dalam cerita Sarah Carrier, walaupun alur cerita terbilang lambat. Deskripsi suasana hati para tokohnya sangat mendalam sehingga membuat saya ikut merasakan kemarahan, kesedihan, kebahagiaan, kasih sayang serta keberanian setiap tokohnya. Meski kisahnya sarat dengan kesedihan, ada kehangatan yang terselip di beberapa bagian cerita, poin yang membuat saya sedikit berkaca-kaca. Selain itu, kemampuan penulis untuk menyampaikan karakter tokoh, sangat saya acungi jempol, terutama untuk karakter Martha.

Membaca sosok Martha, saya diajak untuk merasakan kekuatan dan ketegaran ibu beranak 5 ini dalam melindungi keluarganya yang tampak, diantaranya, ketika menghadapi Allen, keponakannya, yang ingin merebut rumah nenek, atau fitnah yang menyatakan dialah yang sengaja mengarahkan api untuk membakar ladang keluarga Holt. Namun, di sisi lain, kehangatan juga menjadi tampak hangat ketika Martha berdua bersama suaminya, Thomas, dan membicarakan keteguhan hatinya untuk berbicara yang sebenarnya saat pengadilan. Atau ketika sosok sang Ibu, Martha, yang kerap menjadi sasaran kebencian Sarah karena dianggap sebagai sumber segala bencana keluarga, ternyata malah menjadikan Sarah sebagai orang kepercayaan jelang akhir hidupnya.

Hanya saja hal yang membuat saya penasaran adalah buku merah yang tampak sangat berharga karena merekam masa lalu sang ayah, sosok pendiam yang diliputi misteri, tidak terlalu jelas urgensinya dalam cerita. Apa maksudnya perkataan/ rumor tentang sang ayah yang merupakan pengawal raja yang berhasil memenggal kepada raja adalah benar? Karena penulis tidak menguak apa isi dari buku merah tersebut hingga akhir cerita.

The Heretic’s Daughter ‘dibangun’dengan mengangkat sejarah kelam The Salem Witch Trials sebagai sentral latar sejarah yang menimpa keluarga Carrier. The Salem Witch Trials atau Pengadilan Sihir Salem adalah salah satu sejarah kelam yang mengadili dan menghukum banyak nyawa yang tidak bersalah. Peristiwa yang terjadi sekitar tahun 1692-1693 ini kemudian menginspirasi Kathleen Kent, salah satu orang yang memiliki garis keturunan dengan salah satu korban, untuk mempelajari apa yang terjadi dan menuangkannya dalam sebuah historical fiction. Dalam cerita Kathless juga menyelipkan sindiran sinis pada para pemuka agama, yang cenderung berfoya-foya dan menyalah-gunakan statusnya, lewat obrolan karakter Martha dan Thomas Carrier yang cenderung tidak mematuhi aturan gereja.

Kenangan tentang peristiwa inipun diabadikan dalam The Salem Witch Museum. Sebuah museum yang menyajikan peristiwa mengerikan tersebut lewat pertunjukan drama teater, narasi dan dialog serta cuplikan persidangan peristiwa itu. Selain itu, pengunjung dapat melihat bagaimana bentuk sel-sel penjara buatan yang dilengkapi dengan patung-patung terpidana yang mirip manusia asli. Sedikit mengingatkan pada Museum Lubang Buaya.

Judul: The HERetic's Daughter
Penulis: Kathleen Kent
Penerjemah: Leinovar Bahfein
Korektor: Tisa Anggriani
Penerbit: M-Pop
Cetak: Pertama, Mei 2011
Tebal: 282 hlm
Bintang: ****
Kado dari Nophie ^__^

:: ingin buku seken/murah bermutu? mampir ke FB Parcel Buku yuk! ::
Share:

9 comments:

  1. Aku pengen koleksi historical fiction jadinya.
    Ini buku dari Secret Santa ya mba?

    ReplyDelete
  2. Aku baru tau kalo ternyata salah satu motivasi penulisnya itu.. ooo salah satu garis keturunan korban salem witch trial toh.. Hedeuuhh jadi penasaran..

    ReplyDelete
  3. aku jadi pengen dikasi buku ini wakakka *toyor*

    ReplyDelete
  4. Sama kayak annisa. Baru tau klo penulisnya korban salem witch trial. Dan jadi penasaran :D

    ReplyDelete
  5. Buku ini ada di rak dan beum tersentuh, duh tambah pengen baca gara-gara baca reviewmu, Sinta! Keren reviewnya :)

    ReplyDelete
  6. belum pernah baca buku ini, kayaknya bakal menarik banget nih :)

    ReplyDelete
  7. kereeen =) dari dulu pengen buku ini tapi belum kesampean =)

    ReplyDelete

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

  • Think Dinar! - Judul: Think Dinar! | Penulis: Endy J. Kurniawan | Editor: Asma Nadia | Penerbit: *AsmaNadia Publishing* | Terbit: Ketujuh, Juni 2012 | Tebal: xxii + 298 h...
    6 months ago
  • Wonderful Life - Judul: *Wonderful Life* | Penulis: Amalia Prabowo | Penyunting: Hariadhi & Pax Benedanto | Penerbit: POP | Terbit: 2015 | Tebal: 169 hlm | Harga: Rp. 50.00...
    6 months ago
  • [Coretan Iseng] Pena Atau Mesin ?? - Ada petikan menarik dari buku 1Q84 Jilid 1, Kalimat yang persis sama, saat dibaca pada layar mesin ketik elektronik dan dibaca pada kertas, memberi kesan y...
    6 months ago

Popular Posts

Done!

2016 Reading Challenge

2016 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 60 books in 2016!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20