Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Sunday, July 31, 2011

Belajar Membunuh Dari Si Jakal


Ingin belajar membunuh? Sepertinya The Day of The Jackal adalah salah satu referensi yang layak untuk dibaca. Ups! Bukan saya bermaksud menyuruh untuk menjadi pembunuh, tapi hal yang sama akan tercipta dalam benakmu ketika membaca karya Frederick Forsyth yang masuk 100 Novel Kriminal Terbaik Sepanjang Masa ini. Berawal dari kudeta OAS, sebuah organisasi yang tercipta akibat ketidakpuasan atas keputusan Presiden Charles de Gaulle terhadap perang Aljazair. Keputusan yang dianggap telah mengkhianati dan mempermainkan pihak-pihak tertentu. Berbagai usaha pun dilakukan untuk menjatuhkan sang presiden. Sayangnya, pengamanan dan ketidakberuntungan OAS membuat upaya-upaya mereka selalu dirudung kegagalan, hingga ujungnya pemimpin mereka berhasil diculik.

Kondisi tersebut membuat, wakil pemimpin OAS, Marc Rodin, memutuskan untuk mengutus seseorang yang tidak ada kaitan sama sekali dengan Organisation L’Armee Secrete. Terpilihlah seseorang dengan nama sandi Jakal yang kelak mempersiapkan rencana pembunuhan dengan detail yang luar biasa. Pernah menapaki dunia dunia perang dan militer, membuat penulis tak hanya mampu menguraikan lokasi pembunuhan secara spesifik, tetapi juga detail jenis dan bentuk senapan serta persiapan berbagai penyamaran si pembunuh bayaran.

Saking detailnya, ada kabar bahwa buku ini menginspirasi Yigal Amir, seorang militan ekstrim kanan membunuh Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin, pada tahun 1995. Bahkan teknis si Jakal membuat paspor palsu banyak ditiru pembaca dan sukses menembus pihak imigrasi. Walaupun detail-detail yang berkaitan dengan rencana pembunuhan sangat menarik, tapi di sisi lain banyak juga detail-detail yang malah membuat alur cerita menjadi membosankan, terutama ketika cerita mulai masih ke lingkup pemerintahan.

Selain itu, Frederick Forsyth berhasil menciptakan ketegangan dalam plot, terutama jelang akhir cerita di mana si Jakal mulai mendekati ‘mangsa’. Bahkan menurut saya cerita ditutup dengan sangat apik! Menyenangkan sekali mendapat pengalaman pertama membaca buku berbau spionase yang pas di hati.

Judul: The Day of The Jackal
Penulis: Frederick Forsyth
Penerjemah: Ranina B. Kunto
Penerbit: Serambi
Tebal: 610 hlm

*akhirnya sukses juga menulis review di sela-sela bangun-tidurnya si Miza :P*
kunjungi: http://parcelbuku.com
Share:

3 comments:

  1. wah akhirnya direview juga buku ini..
    mantap :D
    eh..blog ku yg terpasang di blogrollmu diganti aja alamat feed urlnya yaa..
    pakainya yg ini aja:

    http://feeds.feedburner.com/BlogBukuHelvry

    tengkyuuuh

    ReplyDelete
  2. Thanks a lot for sharing this information with us,

    ReplyDelete

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

Popular Posts

Done!

2017 Reading Challenge

2017 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 100 books in 2017!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20