Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More
everyone is a reader. Some just haven't found their favorite book yet

Thursday, January 7, 2010

Sukses di Saat Krisis Global


Pada tahun 2008, dunia dikejutkan dengan meledaknya krisis global. Krisis yang bersumber dari mulai terpuruknya perekonomian Amerika yang diakibatkan kredit macet hipotek. Sebagai Negara adidaya yang memiliki andil besar dalam grafik naik-turun perekonomian dunia, tak ayal krisis tersebut juga berdampak bagi negara-negara yang lain. Bahkan negara-negara dengan perekonomiannya telah mandiri, seperti Cina, Jepang masih terkena imbas, apalagi dengan negara yang masih bergantung [a.k.a meminta-minta] pada IMF seperti Indonesia.

Setelah terpuruk dengan krisis moneter pada tahun 1997, Indonesia harus kembali berjibaku dengan melimpahnya permasalahan ekonomi dan utang yang menggunung. Malahayati, penulis lulusan Psikologi ini, memberikan gambaran kondisi dan dampak yang sangat mungkin terjadi pada negara yang mulai masuk ke ambang melarat. Masih tergantungnya Indonesia dengan nilai mata uang dolar membuatnya harus rela mengalami inflasi rupiah sampai dengan nilai Rp 13.000 [atau lebih?!].

Siapakah yang paling dahsyat merasakan efek dari inflasi? Siapa lagi kalau bukan rakyat. Harga kebutuhan pokok membumbung, semakin menjerat leher dan menyesakkan dada mereka yang sebelumnya sudah sesak nafas dengan “tanggung-jawab” hutang yang tak seharusnya mereka tanggung. Imbasnya tidak berhenti di sana, perusahaan-perusahaan mulai mengencangkan ikat pinggang dengan memberi “titah” PHK demi kelangsungan hidup usaha, yang secara langsung memiliki andil dalam meningkatnya angka pengangguran, kriminalitas dan jangan kaget ketika gelandangan pun semakin bertebaran menambah keindahan pemandangan negeri kaya yang telah tereksploitasi sumber alamnya. Selesai? Tidak. Dampak perekonomian masih membayang di mana-mana.

Dampak fisik ataupun psikologi yang membuat lapisan masyarakat, terutama kalangan “biasa”, harus bersiap sedia dengan solusi. Saat ini mengandalkan pemerintah bukan jalan keluar yang cerdas, perlu penanganan cerdas dari diri kita sendiri. Beberapa alternatif solusi tersaji dalam buku olahan Indscript Creative ini, mengingat dibutuhkannya penanganan yang kreatif sekaligus merangsang otak menjadi lebih bergerak dan bersiasat. Diiringi dengan gaya bahasa yang ramah dan poin-poin refleksi, buku ini membantu pembaca untuk berpikir solutif. Tetapi seperti halnya buku ber-genre motivasi-tips yang sering dipenuhi dengan penjelasan, buku ini juga menyimpan beberapa bagian perlu untuk diperpadat, supaya tidak terkesan berbelit-belit.

Kesuksesan di saat krisis global hadir jika manusianya mau berdiri, berpikir dan bertindak, tanpa hanya duduk-diam, berharap keajaiban jatuh dari langit.

Judul : Sukses di Saat Krisis Global
Penulis : Malahayati
Editor: Tim Mutiara Benua
Penerbit : Benua Publishing
Terbit : Pertama, 2009
Tebal : 175 halaman
Outsource Publishing: www.indscript.com

Share:

10 comments:

  1. Pertamanya dulu ah, baca kemudian :)

    ReplyDelete
  2. Ngelus dada bacanya Sin, membayangkan, betapa "miskin"nya kini negara kita. Btw, boleh pinjam khan bukunya...??? hehehehe...

    ReplyDelete
  3. Berapa turunan, untuk kita mampu membayar utang negara kepada IMF...??? Innalillahi...

    ReplyDelete
  4. berarti negara kita kayak mengulang sejarah ya mbak? semoga saja buku seperti ini memang berniat untuk memecahkan masalahnya

    ReplyDelete
  5. Wah...dampak krisis moneter kayaknya masih terasa, sekarang rakyat Indonesia mesti siap2 lagi menghadapi pasar bebas...bisa ngga ya, kita menghadapinya ? mudah2an buku ini benar2 bisa jadi solusi...

    ReplyDelete
  6. tapi sekarang bangsa ini udah maju dan terbebas dari Krismon nyatanya mampu beli mobil seharga 1m buat seorang menteri lho

    salam

    ReplyDelete
  7. jiaaahhh, gak mudeng lah q masalah imf2an, krisi2an, inflasi, yang puenting tabungan ahirat ada hihihi

    ReplyDelete
  8. Review-nya mantap... ! Jadi penasaran dengan alternatif solusi yang ditawarkan dalam buku ini...
    Mbak, sekarang yang direview bermacam-macam jenis ya ?

    ReplyDelete
  9. wah ga pernah baca buku soal krisis"an nih...hihihi, tapi keren reviewnya. Mbak baca buku ini juga?

    ReplyDelete
  10. salam kenal? ikutan ahhh.......

    ReplyDelete

What Do You Things?

Search

About Me

My photo

Seorang blogger yang suka membuat ulasan buku di Jendelaku Menatap Dunia dan Yuk Membaca Buku Islami

IG: @sinta.705 | email: sinthionk@gmail.com | twitter: @sinta_nisfuanna

Member of BBI

Member of BBI
ID 1301050

Another Blog

Popular Posts

Done!

2017 Reading Challenge

2017 Reading Challenge
Sinta has completed her goal of reading 100 books in 2017!
hide

Blog Buku

Blog Cerita

Kumpulan Ulasan

Copyright © Jendelaku Menatap Dunia | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Blogger Templates20